Real Money Gambling Site_World Bookmaker Ranking_Live Dealer Casino_Betting website platform

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:BettingHandicap

PeGaming NetworknikmGaming NetwoGaming Networkrkat jatuh cinta, penyuka anime Gaming Networkdan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

Tapi hingga saat ini iklan di video YouTube hanya akan muncul pada kanal yang sudah terafiliasi dengan YouTube Partner Program. Jadi kalau kamu nonton video dari kanal yang belum terafiliasi, dipastikan nggak akan ada iklan. Hal ini karena iklan pada video sejatinya akan menghasilkan cuan bagi kanal tersebut. Nah, kabar kurang asyiknya, semua ini akan berubah pada tahun 2021 karena kebijakan YouTube terbaru yang akan menambah lebih banyak slot iklan, dan memperbolehkan iklan nongol di kanal yang belum terafiliasi sekalipun.

Dalam keterangannya YouTube mengatakan akan tetap mengacu pada standar yang ada sebelum menyisipkan iklan. Algoritma mereka yang dikombinasikan dengan kecakapan manusia akan bekerja menyisipkan iklan hanya pada video yang berpedoman pada Advertiser-Friendly Guidelines. Jadi video yang memuat ucapan nggak pantas, ujaran kebencian, hingga konten dewasa nggak akan disisipkan iklan.

Sekilas pandang kebijakan baru ini bisa menguntungkan, karena sedianya kanal yang videonya menayangkan iklan akan mendapat cuan. Tapi sayang, pertarungan dunia maya nggak semudah itu, Ki Sanak! Melansir Android Police, dengan kebijakan baru ini kreator pemilik kanal yang belum terafiliasi nggak akan dapat cuan sedikitpun kendati iklan disisipkan di video-videonya. YouTube menjelaskan kreator pemilik kanal bisa dapat cuan lewat monetisasi video jika memenuhi syarat, yakni memiliki 1.000 subscriber dengan akumulasi waktu menonton hingga 4.000 jam dalam 12 bulan.

Untuk diketahui, sedianya hanya kanal dengan jumlah subscriber minimal 1.000 yang bisa mendapatkan iklan pada video. Tapi dengan kebijakan baru yang akan dijalankan per tahun 2021, kanal baru menetas tanpa subscriber sekalipun secara otomatis oleh YouTube akan disisipkan iklan pada videonya.

Kehadiran YouTube dengan ribuan konten audio visual nggak dimungkiri memang menyenangkan. Tapi kadang ia juga bisa menjengkelkan hanya karena satu perkara yaitu iklan. Para pengguna gratisan yang ogah langganan premium pasti pernah merasakan hate-love relationship, karena iklan di YouTube suka nongol tiba-tiba dan nggak kenal timing. Bayangin aja, iklan di YouTube itu bisa saja muncul beberapa detik sebelum video musik memasuki bagian refrain. Yang lagi karaoke di kamar pasti auto sambat.

Kamu sepakat, nggak, dengan kebijakan baru YouTube ini?

Meski begitu, kebijakan yang nantinya akan diterapkan di Amerika Serikat pada Januari 2021 kemudian menyusul regional lainnya ini tak pelak menuai kritik dari banyak pengguna YouTube. Ya, bayangin aja konten hasil kreativitas seseorang bisa dijadikan ladang beriklan oleh YouTube tanpa membayar sepeserpun kepada pemilik konten. Kebijakan ini juga menciptakan ketimpangan karena semua kanal akan disisipi iklan, tapi hanya beberapa di antaranya yang akan mendapatkan bayaran. Sementara sebagian besar lainnya bakal zonk.

Editor