Live Dealer Casino_U.S. online gambling_Betting skills_Baccarat APP

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:BettingHandicap

MenemuIndonesiIndonesia online casino sitea online casino siteindonesia online casino sitekan pasangan yang tepat memang bukan soal mudah. Kamu dan pasanganmu butuh pIndonesia online casino siteroses dan waktu lama untuk salIndonesia online casino siteing mencocokkan dua kepribadian yang berbeda. Namun, cara sederhana untuk meyakinkan dirimu sendiri ternyata adalah dengan mengajaknya pergi traveling bersama.

Rutinitas pekerjaan atau kesibukan kuliah mungkin menjadi penyebab hubungan yang renggang. Kalian sama-sama sibuk dan tak lagi dekat. Dalam kondisi inilah liburan bisa jadi solusi bagi hubungan kalian. Pergi berdua membuat kalian kembali akrab dan mengulang kemesraan di awal-awal masa pacaran dulu.

Melewati momen-momen ini membuat hubungan kalian tak sekadar dekat, tapi memang benar-benar hangat. Kamu akan merasa bahwa dalam kondisi terburuk pun bisa terasa lebih nyaman dan menyenangkan saat bersamanya.

Yup! Lewat sebuah perjalanan singkat, kamu dan pasanganmu akan berkesempatan menemukan berbagai hal baru dalam hubungan kalian. Jika selama ini kamu selalu beralasan tak punya waktu, tak diizinkan orangtua, atau bahkan takut putus ketika dalam perjalanan… coba pikirkan lagi keberatanmu itu. Supaya lebih meyakinkanmu, inilah 10 alasan kenapa kamu tak perlu ragu untuk berlibur bersama pacar!

Traveling adalah caramu untuk mencicipi sensasi keluar dari zona nyaman. Memutuskan untuk berangkat  berarti kalian berani menghadapi sesuatu yang belum pasti. Sama halnya saat menjalani pacaran, kalian pun menghadapi berbagai kemungkinan – entah hubungan yang berhasil atau gagal. Bagaimanapun, tak semua momen traveling bisa berakhir menyenangkan. Jika kamu mantap pergi bersamanya, kamu sudah siap melanjutkan hubungan ke tahap berikutnya.

Pernahkah kamu membayangkan pergi ke suatu tempat asing berdua dengan pacar, menikmati keriuhan kota atau ketenangan alam terbuka yang berbeda dari yang selama ini biasa ada di depan mata?

Sehari-hari, bisa jadi kamu mengenal pasanganmu sebagai pribadi yang serius, selalu fokus pada tugas-tugasnya, atau bahkan gila kerja. Pergi kencan sepulang kantor atau saat akhir pekan pun kalian lewatkan dengan biasa. Kamu akan kaget ketika menemukan dirinya mencoba berdansa bersama musik di bar di Bali yang kalian kunjungi. Atau memulai obrolan dengan penduduk lokal di angkot yang kalian tumpangi menuju Dieng.

Saat berlibur pun bisa saja terjadi hal-hal yang tidak kalian perkirakan, misalnya dompetmu hilang atau kalian tersesat. Selayaknya kalian bisa sama-sama menguasai keadaan. Kaget atau panik sebentar tentu wajar, tapi yang seharusnya dipikirkan adalah mencari jalan keluar atau solusinya. Nah, di momen inilah kamu bisa melihat sebenar-benarnya karakter dan perilaku pasanganmu.

Saat duduk bersebelahan sambil menikmati pemandangan dari jendela kereta, ketika kantuk memaksamu menyandarkan kepala di bahunya, atau berusaha mengusir bosan dengan mengobrol sambil bercanda. Momen-momen inilah yang meski terkesan sederhana, tapi justru sangat mewah bagi hubungan kalian.

Hal-hal inilah yang memungkinkanmu mengenal kepribadian pasangan dengan lebih dalam. Apakah dia seorang yang sabar dan gigih? Apakah kemampuan perhitungan dan perkiraannya cukup baik? Apakah dia bersikap mandiri, atau justru memilih menyerahkan tugas-tugas itu padamu?

Yup, kebersamaan inilah yang menjadikan hubungan kalian lebih hangat. Bahkan, setelah perjalanan kalian berakhir, momen bahagia saat traveling bersama masih bisa kalian kenang. Sesekali membuka kembali folder foto-foto liburan kalian pun jadi cara ampuh untuk bernostalgia, mencerapi kebersamaan kalian yang hangat.

Perjalanan dengan kereta api, bus, atau kapal laut seringkali menghabiskan waktu berjam-jam. Agar rasa bosan itu tak merusak mood, kamu dan pasanganmu harus pintar-pintar mengatasinya. Perhatikanlah cara uniknya: bagaimana usahanya menemukan bahan pembicaraan denganmu? Apa yang akan ia lakukan untuk memastikan kamu tetap terhibur?

Rasa nyaman saat traveling dengan pasangan bisa jadi ukuran kenyamananmu dalam menjalani hubungan. Yup, berkompromi dengan karakter asli pasangan sambil menjelajah tempat baru dan menemukan hal-hal baru tak bisa dibilang sederhana.

Nonton film berdua di bioskop atau makan malam bersama bisa terlalu biasa. Kalian layak mencoba hal-hal lain yang ternyata tak kalah romantis saat dinikmati bersama pasangan. Yup, romantisme saat traveling bersama memang menyenangkan, bahkan bisa terjadi dari momen-momen sederhana.

Sebuah hubungan tentu sangat wajar mengalami pasang-surut. Kadang, kalian bisa sangat mesra, pun sekali waktu bisa sama-sama bosan dan memilih berjarak. Jika hubungan yang dijalani sudah cukup lama, kalian pun semakin rentan saling bosan atau bahkan menjalani hubungan yang terasa hambar.

Jika dia terbiasa mengenakan setelan kerja, tentu menarik melihatnya memakai celana pendek dan kaos oblong. Biasa melihatnya duduk di depan laptop membalas email klien, kamu pun punya kesempatan menemaninya membuat istana pasir atau bermain buih ombak. Di momen-momen inilah kamu akan melihat hal-hal yang belum pernah dia tunjukkan padamu sebelumnya.

Saat pasangan mulai mengeluh capek atau bosan, kamu mungkin merasa kesal. Atau, ketika dia memilih hanya tiduran di kamarnya, padahal di luar sana ada berbagai obyek wisata yang bisa dinikmati. Momen-momen inilah yang menjadi saat-saat ujian bagi hubungan kalian. Mampukah kalian sama-sama mengendalikan diri? Apakah kamu bisa berkompromi dengan pasangan, atau justru memilih ngotot dengan keinginanmu sendiri hingga kalian bertengkar?

Traveling selalu menghadirkan tantangan. Anggaplah kalian memutuskan untuk mendaki gunung 3 hari, 2 malam. Tantangan yang akan datang pada kalian berbagai macam: membangun tenda yang cukup hangat untuk bermalam, mengisi perut dengan masakan yang — walaupun tak enak-enak amat, bisa dimakan, hingga mencari jalur yang paling aman menuju puncak. Tantangan ini tak akan bisa kamu dan pasanganmu lewati tanpa kemauan untuk saling mengandalkan. Walau masih ada sesama pendaki yang bisa menjadi sahabat kalian, keeratan hubungan kalian berdua otomatis menjadikan yang satu “sandaran utama” yang lain.

Selain menjelajah tempat-tempat baru, traveling jadi kesempatanmu untuk bertemu dan mengenal orang-orang baru. Menikmati sunset di Bali, kalian bisa saja bertemu sepasang kakek nenek yang masih terlihat mesra meskipun sudah menginjak usia senja. Bayangkan, di usia yang sudah demikian tua, mereka masih bisa menikmati hubungan yang mereka jalani. Sementara, kamu dan pasanganmu mungkin lebih sering berselisih paham saat bersama.

Melihat matahari terbit di penanjakan Bromo, bersantai di Pantai Tanjung Gelam Karimunjawa, atau menikmati suasana malam di Khao San Road; berbagai momen menyenangkan bisa kamu nikmati bersama pasangan. Sesekali kalian pun akan sibuk berfoto; mengabadikan kebersamaan di tempat-tempat yang keindahannya belum pernah kalian saksikan sebelumnya.

Nah, gimana? Sudahkah kamu menentukan tujuan dan bersiap mengepak ransel? Yang pasti, jangan lupa kabari pasanganmu, ya! Selamat menikmati liburan yang romantis!