Weide app_Roulette Cracking_Indonesian Sports_Baccarat Pot

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:BettingHandicap

Ini buktinya! Walalu bertato, Superman is Dead tetap terlihat menawan dalam balutan pakaian adat Bali. Bahkan mereka sangat cinta Bali loh!

Di balik penampilan mereka yang bertato, mereka punya talenta yang luar bisa. Chef Juna itu lengannya bertato, tapi dia jago masak. Rick Genest yang dijuluki manusia zombie adalah model terkenal. Angelina Jolie yang badannya banyak tato, piawai berakting dan terkenal aktif di bidang kemanusiaan.

“Eh, Mbaknya tatoan!”

Nggak cuma Mentawai, Suku Dayak pun menganggap tato itu adalah simbol sosial dan sangat berharga. Jauh sebelum tato jadi gaya hidup, Suku Dayak dan Mentawai sudah mengenal seni merajah tubuh ini. Kita justru harus bangga dan melestarikan budaya ini!

Woy! Pas zaman Orde Baru dulu gue masih bayi, woy!

Setiap orang punya cara tersendiri mengekspresikan dirinya. Orang bertato belum tentu berandalan loh. Banyak orang yang punya tato dan prestasinya pun luar biasa membanggakan. Belajar saling menghargai, yuk!

Banyak loh orang punya tato lambang negara Indonesia, karena bagi orang itu itu identitas yang akan selalu melekat dalam diri mereka.

Seni merajah tubuh atau tato saat ini sudah lebih bisa diterima oleh masyarakat. Lebih banyak orang yang mengidentikkan tato dengan seni dan simbol ekspresi diri. Namun, masih banyak anggapan miring terhadap orang yang bertato. Padahal, di balik tato itu ada sebuah makna besar yang melambangkan pribadi si empunya tato.

(dengan nada nyindir) “Wah, Nak, tatonya bagus ya…”

Tatapan penasaran, kagum, ataupun aneh sudah menjadi makanan sehari-hari orang bertato. Abis kena tatapan maut dari orang lain, pasti ada yang bisik-bisik deh…

Punya tato itu identik dengan gaya hidup yang nggak sehat. Merokok, minum alkohol, seks bebas, intinya gaya hidup yang jelek-jelek pasti mengarah ke orang yang bertato. Nggak cuma itu, kamu juga kadang harus gigit jari kalau nggak bisa donor darah karena kamu dianggap berisiko HIV.

Ada beberapa perusahaan yang tidak memperbolehkan pegawainya memiliki tato. Alasannya: untuk menghindari cap negatif dan biar kelihatan rapi.

Di balik tajamnya jarum tato dan perihnya alkohol saat pembuatan tato, kamu menyimpan keberanian yang besar. Kamu berani mengambil keputusan untuk menggambar tubuhmu dan gambar itu akan melekat selamanya di tubuh kamu. Kamu berani keluar dari zona kenyamananmu dan menahan sakit perihnya jarum tato.

Mesut Ozil, selalu mengucapkan doa setiap dia bertanding dan ia adalah seorang muslim yang taat via m.jakartapress.com

Ibumu: “…….” (bingung mau bilang apa)

Nasibmu kayak Gary di Running Man, yang harus sensor tatonya dulu tiap kali di depan TV.

Tuh, Mike Tyson punya tato di muka. Tapi selera humornya tinggi loh.

Kamu tahu pemain Arsenal, Mesut Ozil? Dia seorang muslim dan dia memilik tato di lengan kirinya. Banyak yang menyayangkan keputusannya untuk bertato, tapi seperti kata-kata yang ada di lengannya, “ONLY GOD CAN JUDGE ME”

Kamu harus selalu pakai KEMEJA LENGAN PANJANG. Mau cuaca udah segerah apapun, kamu nggak boleh menggulungkan lengan! Pokoknya, tatomu nggak boleh kelihatan orang.

Terhadap orang-orang yang bertanya hal ini, ingin rasanya kamu berteriak:

Kamu: “……..” (bingung mau jawab apa)

Mau tahu gimana perjuangan orang bertato yang selalu kena cap negatif di mata masyarakat umum?

Entah lagi ulang tahun, liburan ke tempat oke, atau abis baca buku bagus, kamu cuma benar-benar pengen mengingat momen itu.

Kamu yang memutuskan untuk bertato sudah tahu risikonya, dan tetap teguh menjalani itu. Salut!

Capnya banyak amat yak! Cape deh!

Angelina Jolie punya hati yang lembut banget via www.un.org

Masih banyak orang bertato yang punya talenta luar biasa tapi dianggap negatif hanya karena ada tinta di tubuh mereka.

Pasti rasanya kamu pengen teriak begitu…

“SUKA-SUKA SAYA DONG MAU BERTATO ATO NGGAK!  INI KULIT SAYA. KOK SITU YANG REPOT!”

Ayo, dicap apalagi? Serem, nggak bener, kasar, apa pun itu kamu terima dengan lapang dada. Nyantai aja.

Inilah masa-masa dimana kamu harus rajin ngoles salep dan nutup lukamu pakai kasa. Kalau enggak? Infeksi!

Ibumu: “………Kamu kayak supir truk.”

Nggak bertato aja rasanya deg-degan banget, apalagi kalau kamu punya tato. Nggak ngebayangin aja ibunya pacarmu naikin alis sambil ngeliat tatomu:

Zaman Orba alias Orde Baru memang identik dengan penembak misterius (petrus), yang akan berkeliaran di kota-kota besar demi membasmi preman, orang bertato, dan mereka yang dianggap sampah masyarakat. Nggak jarang orang memutuskan menyetrika tato mereka demi terhindar dari tembakan petrus.

Nah, ini ada aturan di tempat pemandian air panas di Jepang. Buat yang bertato? Nggak boleh masuk. Mau mandi aja susah banget ya!

Masih banyak anggapan miring kalo orang bertato itu identik dengan kejahatan dan berandalan. Yang tabah ya. Lapangkan dada, biar mereka terbuka mata hatinya…

Kulitmu masih diarsir, tapi di hatimu udah terbersit penyesalan kenapa kamu memutuskan bikin tato. Eh bentar…ta…tahaan…tanggung nih, bentaaaar….